Alkitab Sumber Yang Sempurna

Alkitab sumber yang sempurna ~ 2 Timotius 3:16; 2 Petrus 1:20-21 PENDAHULUAN Alkitab merupakan salah satu tools atau alat bantu yang diberikan oleh TUHAN Allah kepada kita. Tools ini (Alkitab - red) membantu kita untuk bertumbuh dalam pengenalan akan TUHAN Allah, dalam iman, dalam pengharapan dan dalam kasih. 

Dengan demikian, Alkitab begitu berharga dan sangat penting bagi hidup kita. Kita harus memandang Alkitab begitu sempurna bagi hidup kita. Kita harus mengerti dan memahami bahwa Alkitab sangat esensial bagi perjalanan hidup kita di bumi ini. Yesus ketika dicobai oleh Iblis di padang gurun berkata: 

“Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” – Matius 4:4. Pertanyaan yang perlu diajukan untuk direnungkan ialah: “Apa alasannya sehingga kita mengatakan dan mengakui bahwa Alkitab itu sempurna bagi kita?” 

I. Alkitab Sempurna karena Dilhamkan oleh Allah “Segala tulisan yang diilhamkan Allah” – 2 Tim. 3:16a. A. Arti kata “Diilhamkan.” 

Kata “diilhamkan Allah” berasal dari bhs. Yun. yaitu “Theopneustos. Kata ini terdiri atas dua kata: “theos” yang artinya "Allah" dan “pneo” yang artinya "bernafas.” Jadi, “diilhamkan Allah” artinya, “Allah yang bersabda atau Allah yang berfirman.” 


Jadi, Alkitab adalah firman Allah tanpa salah karena yang mengilhamkan ialah Allah yang sempurna. B. Konteks Jauh – “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat ” – 2 Tim. 3:16. Paulus sedang menunjuk kepada kitab-kitab dalam Perjanjian Lama sebagai konteks jauh. 

Firman Allah memiliki kuasa yang mengubahkan kehidupan setiap orang, termasuk kita hari ini. Firman Allah bernilai, memberi keuntungan dan memiliki otoritas. C. Konteks Dekat – 2 Tim. 3:15, 17. “Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus” – 2 Tim. 3:15. 

Dua hal ditegaskan oleh Paulus kepada Timotius tetang pengaruh Kitab Suci, yaitu: pertama, memberi hikmat; kedua, menuntun kepada keslamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. 

II. Alkitab Sempurna karena Menjawab Kebutuhan Manusia 
“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran” 2 Timotius 3:16. 

Pandangan tokoh terkenal tentang Alkitab 

• Jendral Robert E. Lee: "Dalam semua kebingungan dan penderitaan saya, Alkitab belum pernah gagal memberi kepada saya terang dan kekuatan". 

• Ruth Bell Graham: "Jika anak-anak kita punya latar belakang rumah tangga yang patuh kepada Allah dan bahagia dan iman yang tak tergoyahkan bahwa Alkitab memang Firman Allah, maka mereka akan memiliki dasar yang kekuatan neraka tak akan bisa goncang". A. Manusia Pra Dosa – Kejadian 1-2. 

• Relasi manusia – teologi, etika, moral • Social – lingkungan 

• Kebutuhan – rohani, jasmani dan materi B. Manusia Berdosa – Kejadian 3. Setelah manusia jatuh dalam dosa, ada begitu banyak pertanyaan diajukan oleh manusia. Antara lain: 

• Siapakah aku? (Who am I?) • Mengapa aku di sini? (Why am I Here?) • Dari mana aku berasal? (Where I Come from?) • Apakah tujuan hidupku? (what is my purpose in life?) C. Manusia di dalam Kristus – 2 Korintus 5:17 • Karakter ilahi – Galatia 5:22-23. • Kesukaannya ialah Firman Allah – Mazmur 1:2. 

• Mati bagi dosa hidup untuk kebenaran – Roma 6:1-5. • Menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran – Yohanes 4:24. • Mengasihi Tuhan dan sesama – Matius 22:37-39. III. Alkitab Sempurna karena Kesatuan Inti Beritanya 

• Penulis Alkitab ada 40 orang. Hidup di beberapa benua berbeda, di Palestina, Babilonia, Yunani, Roma, Asia Kecil. Dipisahkan oleh rentang waktu kurang lebih 1.600 tahun. • Alkitab terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjajian Baru. • Jumlah kitab dalam Alkitab ada 66 kita, 39 kitab dalam Perjanjian Lama dan 27 kitab dalam Perjanjian Baru. 

• Jumlah pasal dalam PL= 929 pasal dan jumlah ayat dalam PL= 23.214 ayat. • Jumlah pasal dalam PB= 260 pasal dan jumlah ayat dalam PB= 7.959 ayat. 

A. Penulis dan Gaya Penulisannya Beragam. Dalam karya pengilhaman oleh Roh-Nya, Allah tidak melanggar kepribadian penulis, tetapi menggerakkan mereka sedemikian rupa sehingga mereka menulis tanpa salah – 2 Tim 3:16; 2Pet 1:20-21. 

B. Penulisnya Menggunakan Bahasa yang Berbeda – Ibrani, Yunani dan Aram. 

C. Kesatuan Inti Beritannya Sama. Alkitab memberitakan kisah yang sama dari awal sampai akhir. Ada benang emas yang dirajut melalui seluruh Alkitab. James C. Hefley pernah memberikan pendapatnya tentang Alkitab, yaitu bahwa: 

“Keenam puluh enam buku merupakan satu kesatuan yang sempurna, suatu wahyu yang bertujuan, suatu bukti bertahap bahwa Alkitab lebih daripada sekedar pekerjaan orang yang cenderung keliru.” • Kita mulai dari kitab Kejadian di sebuah taman – di firdaus. Di sana terdapat Pohon Pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. 

Kita berakhir di kitab Wahyu, lagi-lagi di firdaus Allah, di sana terdapat sebuah pohon. Pohon pertama tidak boleh dimakan buahnya, kalau dimakan pasti mati – Kejadian 2:16-17. Pohon kedua boleh dimakan, yang olehnya memberi kehidupan dan kesembuhan – Wahyu 22:2. • Kita mulai dalam taman yang bersungai – Kejadian 2:10-14 dan kita berakhir di firdaus Allah di mana ada sungai yang mengalir dari tahta Allah – Wahyu 22:1. • Inti beritanya yaitu tentang satu tokoh sentral. 

Dalam KKIBU, Ia dijanjikan. Dalam kita para nabi, Ia dinubuatkan. Dalam keempat Injil Ia menjadi nyata. Dalam Kisah Para Rasul Ia diberitakan. Dalam surat-surat para Rasul, Ia diterima dan dipercayai. Dalam kitab Wahyu, Ia akan datang kembali. IV. Alkitab Sempurna karena Ketepatan Nubuatannya A. Arti kata “Nubuat.” Ada 3 pengertian nubuat: Pertama, Sebagai nasihat, petuah, saran-saran dan pandangan-pandangan ke depan – Ezra 6:14. Kedua, Sebagai kata-kata yang memberikan semangat, nasihat dan penghiburan – 1 Korintus 14:3. 

Ketiga, Sebagai pengetahuan tentang hal-hal yang akan terjadi di masa depan – Yesaya 42:9. Klik slide • Pengetahuan akan hal-hal yang akan datang ataupun pernyataan akan sesuatu misteri/rahasia pada saat ini. • Pengetahuan tersebut haruslah merupakan sesuatu yang supernatural, dan diberikan langsung oleh Tuhan (’infused by God‘), dan merupakan sesuatu yang di luar batas kemampuan alamiah dari akal budi. 

• Pengetahuan tersebut harus dinyatakan dalam bentuk tanda ataupun perkataan agar dapat dimengerti oleh orang lain, sebab karunia nubuat diberikan terutama untuk kebaikan orang lain/membangun jemaat. Untuk apa kita mempelajari nubuat? Pertama, Untuk mengetahui KEBENARAN FIRMAN Allah – Kisah Para Rasul 17:11. Kedua, Untuk mengetahui RENCANA Allah – Wahyu 1:1. 

Ketiga, Untuk MEMPERSIAPKAN DIRI kita di hadapan Allah – Lukas 21:28. Klik slide Ragam nubuat Pertama, Nubuatan Bersyarat; Nubuatan bersyarat, artinya: Nubuatan yang bisa terjadi atau tidak terjadi berdasarkan syarat-syarat tertentu – Kej.18:16-19:1-29 (Sodom dan Gemora); Yun.1-4 (Niniwe). Kedua, Nubuatan Tanpa Syarat; Nubuatan tanpa syarat, artinya: 

Nubuatan yang pasti terjadi tanpa didasarkan pada syarat-syarat apapun – misalnya: kedatangan Yesus yang pertama (sudah digenapi) dan yang kedua (akan digenapi) serta penghakiman, penghukuman dan pemulihan dunia, yang pasti akan digenapi di hari kiamat. Klik slide Apakah ada NUBUAT YANG PALSU? • Pada zaman Yeremia, ada banyak nabi yang bernubuat palsu. • Mereka bernubuat demi baal – Yer. 2:8. • Mereka memberikan harapan yang palsu dan hanya mengungkapkan penglihatan rekaan hatinya sendiri, bukan apa yang datang dari mulut Allah – 23:16-17. 

Bagaimana kita mengenal nubuat yang asli dan palsu? • Kita harus mengetahui ajaran dan kesaksian Alkitab – Yes.8:20. • Bila ada yang menafsirkan nubuat menurut kehendak sendiri – 2 Pet.1:20. • Bila yang dikatakan tidak terjadi – Ul.18:21-22. • Tidak mengaku Yesus sebagai Allah yang datang dari Allah dan sebaliknya – 1 Yoh.4:2-3. 

• Dari buahnya – Mat.7:18-20. • Sifat nubuat itu selalu positif – 1 Kor.14:3. B. Konteks Jauh – 2 Pet. 1:20 – “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri.” 

C. Konteks Dekat – 2 Pet. 1:21 – “Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.” Penutup Finalitas Alkitab harus kita junjung tinggi, karena tidak ada kitab suci lain yang setara dengan Alkitab. Alasannya ialah: 

Pertama, Alkitab sempurna karena diilhamkan oleh Allah; klik slide Kedua, Alkitab sempurna karena menjawab kebutuhan manusia; klik slide Ketiga, Alkitab sempurna karena kesatuan inti beritanya; Klik slide Keempat, Alkitab sempurna karena ketepatan nubuatannya. Oleh sebab itu, marilah kita serius membaca Alkitab, merenungkannya siang dan malam; menjiwainya dalam hati kita dan mempraktekkannya dalam hidup kita setiap hari. TUHAN Allah pasti memberkati kita. Amin!
Alkitab Sumber Yang Sempurna Alkitab Sumber Yang Sempurna Reviewed by GKRI DIASPORA CAWANG on 11:25 AM Rating: 5
Powered by Blogger.